Writerpreneur Bermodal Rutin Nulis di Blog

Writerpreneur Bermodal Rutin Nulis di Blog

IwanWahyudi.net – Writerpreneur Bermodal Rutin Nulis di Blog. Sejak awal menulis di blog saya tidak kenal namanya monetisasi. Jadi saya hanya menulis menulis saja tanpa tahu persis nanti blog saya akan menghasilkan uang atau tidak. Yang pasti yang membuat saya semangat menulis adalah hanya ingin blog saya tampil di Google dan bisa bertemu dengan blogger lainnya yang berkunjung ke blog saya. Tidak lebih. Ada rasa bangga jika blog yang saya bangun muncul di halaman Google. Apalagi halaman pertama. Wow berasa hebat. He…

Karena memang saya belajar secara otodidak, maka anggapan saya adalah domain blog yang keyword on domain selalu menjadi juara untuk membidik kata kunci sesuai namanya. Maka saya beli saja beberapa domain sesuai keyword yang saya mau. Buktinya hingga saat ini saya punya 9 blog fokus penulisan yang tetap aktif. Saya anggap ini aset saya yang saya dapat mulai awal belajar. Dan memang benar, hanya berselang 2-3 hari dari pembuatan blog, blog saya muncul di page one Google, bakan tak jarang langsung nomor 1. Hebat kan? He…..

Tapi dengan berjalannya waktu saya mungkin ada pemikiran untuk bisa mendapatkan uang dari kegiatan blogging ini. Minimal membantu orang yang ingin punya tulisan – baik artikel ataupun buku- tapi tidak mempunyai banyak waktu luang atau terkendala dengan teknis penulisan. Maka dengan kemampuan menulis saya saat itu ditambah dengan membaca referensi dari blog-blog lainnya, maka saya sedikit tahu tentang SEO.

Tak disangka ternyata dari itu saya bisa bertemu banyak orang hingga saat ini. Alhamdulillah ini sebenarnya diluar ekspektasi saya yang hanya awalnya ingin membantu proses penulisan klien via email/ sejenisnya tanpa harus bertemu langsung, ternyata lebih. Saya bisa bertemu berbagai manusia dengan berbagai latarbelakang yang tak jarang dari mereka inilah saya banyak belajar tentang banyak hal.

Sebenarnya terjunnya saya di dunia penulisan juga tanpa sengaja. Berawal dari merantau di Jakarta, saya menjadi staf yayasan yang dipercaya untuk menghandle penulisan buku sejarah mereka, yang telah berdiri 100 an tahun lebih. Tentu ini bukan hal yang mudah bagi saya yang saat itu hanya mempunyai pengalaman menulis hanya untuk skripsi saya. He……

Tapi apapun itu harus saya kerjakan. Saya harus pergi ke banyak tempat dan narasumber untuk mengumpulkan data, itupun dengan wawancara, bukan dari tulisan atau buku. Dari sini saya belajar bagaimana cara wawancara yang baik sehingga membuat setiap narasumber yang kita wawancarai merasa nyaman, hingga bisa didapat banyak data dari mereka.

Setelah itu saya mendapatkan kesempatan belajar menulis buku biografi dari seorang penulis biografi senior, Zulfikar Fuad. Pak Zul – panggilan saya kepada beliau – dulu adalah seorang wartawan yang pernah secara intens selama kurang lebih setahun belajar menulis biografi pada penulis biografi legendaris Indonesia, Ramadhan K.H. (ayahanda drummer Gilang Ramadhan). Dari sinilah kemapuan menulis saya terasah. Saya belajar menulis biogafi pada Pak Zul hampir 1,5 tahun dengan membantu beliau menulis 2 buku biografi yang tokohnya berada di Palembang dan Bogor.

Kami berdua layaknya guru dan murid yang bertemu secara intens membaahs perkembangan konten buku yang sedang kami garap bersama. Tidak hanya mengajari saya menulis, Pak Zul juga banyak membuka pandangan saya tentang bisnis penulisan (writerpreneurship). Bahkan kepada saya juga beliau secara terang-terangan mengatakan bahwa dari satu blognya saja sudah menghasilkan income yang lumayan menggiurkan.

Termotivasi dari insight sang guru, saya mulai embangun blog sendiri. Tentu semuanya dilakukan dengan otodidak dengan hanya membaca yang ada di Google. Mulai membeli domain, hosting, optimasi blog hingga menulis artikel blog saya lakukan sendiri. Hasilnya bertahap mulai ada beberapa orang yang menghubungi kontak saya.

Maka saya mulai membuat pricelist untuk jasa penulisan saya, meski pada kenyataannya harus diakui bahwa tidak sedikit orang yang tidak paham dengan jasa penulisan, sehingga menganggapnya hanya jasa pengetikan. Atau tidak bisa membedakan antara penulis dan penerbit, sehingga menghubungi saya dan ingin bukunya diterbitkan dengan biaya saya. Yaaaah harus sabar ……

Alhamdulillah hingga saat ini saya sudah hampir 7 tahun melayani jasa penulisan, tentu banyak orang yang sudah saya bantu kebutuhan penulisan buku / artikelnya. Hasilnya lumayan lah untuk bisa hidup di Bekasi bersma keluarga kecil saya.

Dulu, saya tidak menulak job menulis. apapun saya terima, termasuk menulis artikel. Bahkan saya pernah menjanjikan kepada klien supaya nanti artikel review toko onlinenya muncul di Google dalam hitungan hari saja, dengan cara saya tulis di sebuah portal yang sedang naik daun saat itu. Dan memang benar dalam seminggu beberapa artikel pesanan muncul di halaman 1-3 Google. Cukup menarik bukan? Padahal saya hanya iseng-iseng menawarkan jasa ini, ternyata ada yang berminat juga. He…..

Dengan jasa penulisan ini Alhamdulillah saya juga sudah berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia, tentunya dengan biaya aomodasi ditanggung oleh klien. Enak kan? Dan biaya akomodasi ini tentunya terpisah dengan biaya jasa penulisan yang saya tawarkan. Jadi memang peluang jasa penulisan ini wajib Anda coba, karena memang hasilnya lumayan bagi Anda yang memang punya passion menulis.

Diantara orang-orang yang saya temui itu, ada yang unik yang sebagian saya bantu sebagian saya tolak karena tidak pas dengan hati saya. Yang saya bantu seingat saya ada dua, pertama penulisan buku yang akan dicetak 1 buku dan akan diberikan saat sang anak (tokoh utama) akan menikah. Yang kedua saya bantu mencari tim yang harus seorang penulis tapi paham perfilman karena tugasnya nanti untuk menghandle pembuatan film yang akan melibatkan banyak orang.

Sedangkan yang saya tolak adalah karena temanya saya anggap akan membuat resah orang yang membacanya. Tentu saya tolak, karena bagi saya, jasa penulisan itu memang tujuannya untuk mendapatkan uang dengan kita memberikan jasa menulis yang baik untuk klien. Tapi jika hasil tulisannya tidak bermanfaat bahkan merugikan banyak orang, untuk apa ditulis?

Sudah lumayan banyak ini tulisannya. Yang pasti dengan kita rutin menulis di blog, secara otomatis akan banyak jalan untuk mendapatkan penghasilan. Karena saya yakin kini orang mmebeli barang bukan hanya melihat kualitas barangnya, tapi lebih banyak melihat siapa yang menjualnya. Jika kita sering menyapa para pengunjung blog kita, tentu akan ada kedekatan emosional dan pengunjung tahu bagaimana kepribadian kita dari tulisan-tulisan kita. Jika mereka sudah merasa nyaman, maka barang apapun yang kita jual – meskipun barang yang sama itu dijual dengan harga yang sedikit lebih murah oleh penjual lain – pasti laku saja. Tidak percaya? Nanti saya akan buktikan di artikel lainnya, bagaimana saya menjual buku Ensiklopedia Islam yang selama 3 tahun pernah menjadi sumber utama penghasilan saya.

Ok, ditunggu artikel selanjutnya ya?

Semoga sharing tentang pembahasan ini bermanfaat ya. Anda bisa membaca pembahasan lain tentang writerpreneur di artikel lain di blog ini. Silahkan komen dan share artikel ini jika bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iwan Wahyudi adalah Penulis Biografi, Ghost Writer dan Content Strategist yang mulai banyak dikenal di Indonesia. 

Sebagai penulis biografi dan ghost writer telah membantu 20 an klien menyelesaikan penulisan bukunya. 

Sebagai content strategis bukan hanya menjadikan situs yang dikelola banyak dikenal oleh klien, tapi juga dengan itu ia dapat membantu penulis profesional lainya dalam mendapatkan klien sesuai kapasitasnya. 

Kini ia mulai merintis self publihing dengan harapan bisa membantu klien mulai dari penulisan konten buku, pewajahan hingga cetak buku sesuai budget yang disediakan oleh setiap klien. 

Ia akan tetap membuka peluang kerjasama dengan pihak manapun, baik pribadi, perusahaan, agency desain, advertising dan yang lainnya untuk tetap memberikan konten yang kreatif dan berkualitas. 

Minat bekerja sama ? Silahkan WA di 0857 1149 4600