Writerpreneur Setidaknya Punya Modal Menulis Ini

Writerpreneur Setidaknya Punya Modal Menulis Ini

IwanWahyudi.net – Writerpreneur Setidaknya Punya Modal Menulis Ini. Menjadi penulis mungkin tampak keren bagi sebagian orang, ya kan? Betapa tidak hanya dengan berkutat dengan buku dan laptop kita bisa tetap mendapatkan penghasilan. Bahkan banyak yang menganggap profesi penulis ini adalah profesi yang menaikkan level intelegensi seseorang. Benar tidak? Semua relatif. Yang pasti dalam artikel kali ini saya akan berbagi kepada Anda tentang pengalaman saya “tidak sengaja” menjadi penulis yang keterusan hingga saat ini.

Apakah menjadi penulis harus berjiwa seni, puitis, dll ? Itu juga saya tidak bisa menjawabnya karena ada banyak genre penulisan yang kadang lebih membutuhkan nalar dan logika untuk menuis kontennya. Yang jelas kali ini saya akan menjelaskan bahwa bagi Anda yang sudah S1 Anda wajib bersyukur karena setidaknya Anda sudah mempunyai modal awal untuk jadi penulis.

Apa benar S1 bisa jadi jaminan jadi penulis?

Tidak. Modal awal belum tentu menjadi sesuatu yang pasti. Seperti halnya kita akan membuka usaha. Yang harus kita miliki adalah modal uang. Tapi tidak serta merta yang mempunyai modal uang –meskipun besar sekalipun – pasti berhasil. Tidak ada jaminan untuk itu, karena dalam bisnis ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang bisa sukses.

Sama halnya dengan menulis, mereka yang sudah S1 saya asumsikan punya modal awal menulis karena mereka pernah mengerjakan skripsi. Kenapa skripsi? Karena dalam penulisan skripsi ini kriteria penulisannya lumayan ketat dibanding tugas-tugas kuliah sebelumnya. Bukan hanya isi, tapi cara menulis dan berfikir pun harus sistematis dan logis sehingga skripsi yang dihasilkan bisa dipertanggung jawabkan di depan tim dose penguji.

Lho, kok akademis banget sih? Yah karena begitulah adanya saat skripsi dibuat. Mau tidak mau mahasiswa harus memperhatikan ejaan dan kaidah penulisan. Begitu juga dengan menulis buku, minimal kita harus tahu tentang hal-hal tersebut.

Ok, jadi fix ya sampai disini bahwa Anda yang sudah S1 pun sudah punya modal awal untuk menjadi penulis, setidaknya tahu kaidah dan cara penulisan ejaan yang benar.

Jika memang bisa, bisa nulis buku apa saja?

Sebelum saya menjawabnya, saya akan sedikit cerita pengalaman saya awalnya menulis buku. Jadi awal saya belajar menulis adalah karena kebetulan ada seorang penulis biografi senior yang membutuhkan asisten penulisan untuk sebuah buku biografi yang sedang digarapnya.

Kebetulan sang tokoh yang telah meninggal, dulunya adalah tokoh agama di daerahnya. Mengapa guru menulis saya ini membutuhkan bantuan saya, asumsi saya karena saya adalah S1 jurusan agama dan pernah mondok di pesantren. Tentu harapan beliau ada teman sharing tentang kiprah tokoh selama hidupnya yang pernah aktif dalam dakwah.

mahasiswa jadi penulis

Jadi guru menulis saya ini memandang bahwa pengetahuan saya pada bidang yang tokoh geluti lebih dibutuhkan dibanding skill menulis saya. Dan benar, sambil berjalannya proses penulisan guru saya mereferensikan buku-buku yang sebaiknya dibaca supaya bisa mengasah gaya tulisan saya, setidaknya menyamai dengan buku-buku yang saya baca itu.

Jadi saran saya bagi Anda yang ingin menulis buku, untuk buku pertama usahakan temanya sesuai dengan jurusan kuliah Anda. Gunanya supaya dalam proses penulisan semuanya bisa berjalan dengan lancar. Semua tentu karena setidaknya Anda sudah menguasai apa yang ditulis.

Nah, setelah Anda menghasilkan satu buku, tentu untuk selanjutnya tahu apa-apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan dalam menulis buku. Untuk tema nya pun bisa tetap sesuai jurusan Anda, atau tema lainnya misalnya hobbi, passion atau yang lainnya yang menarik Anda untuk menulisnya.

Banyak yang bertanya, bagaimana awal saya menulis?

Awalnya saya menulis buku sejarah lembaga pendidikan Islam, kedua, saya menulis buku biografi tokoh Islam. Buku ketiga dan selanjutnya hingga saat ini saya menulis temanya sudah tidak tentang agama lagi. Alhamdulillah saya bisa menyelesaikannya dengan baik dan memuaskan klien.

Apa saja yang harus dilakukan untuk bisa jadi penulis?

Kegiatan menulis tidak bisa dipisahkan dengan membaca. Ibarat proses kausalitas yang mengkoneksikan sebab-akibat, penulis yang hebat biasanya dalah pembaca yang hebat. Harus diakui bahwa memang bacaan akan berpengaruh pada cara berpikir sikap dan prilaku seseorang.

Jika boleh menambahkan dari pernyataan diatas, maka yang juga berpengaruh dari bacaan seseorang adalah tulisan yang dihasilkannya. Jika kita ingin menjadi penulis dengan produktivitas yang tinggi, maka sejalan dengan itu kita harus mampu melahap bacaan yang berkualitas dalam jumlah yang banyak. Bacaan ini ibarat amunisi yang disimpan dalam diri yang suatu saat bisa dilepaskan secara refleks saat kita menulis.

Bisakah menaikkan kemampuan menulis hingga menjadi profesional?

Tentu bisa. Menulis ini ibarat kita piawai menggunakan senajata untuk mengatasi lawan yang berupa masalah utama yang harus dipecahkan dalam penulisan. Jika dalam penulisan buku harus ada selling pointnya, yang bisa berupa masalah-masalah yang belum terpecahkan oleh banyak orang.

Mengapa sedikit orang yang memilih menjadi penulis prefesional sebenarnya banyak sebabnya. Tapi faktor terbesar sebenarnya adalah keraguan untuk menjadikan profesi penulis sebagai profesi yang menjanjikan, baik sebagai profesi utama atau sambilan.

Karena itu dalam blog ini saya akan memberikan pendangan bahwa profesi ini sangat potensial bagi kita kini hingga kapan pun. Sebagian pembahasan dalam blog ini akan saya arahkan untuk itu, tujuannya tentu supaya kita bisa maju bersama membangun peradaban bangsa ini dengan menghasilkan buku-buku yang berkualitas dengan Anda turut ambil peran di dalamnya.

Insaa Allah semua akan saya share mulai A-Z di blog yang sederhana ini. Semoga ini bisa menjadi nilai ibadah bagi saya yang mungkin juga sampai saat ini masih terus belajar menjad penulis yang lebih profesional.

Anda tertarik? Cukup tetap berkunjung di blog ini ya, karena nanti saya siapkan berbagai panduan, tips bahkan acara dengan biaya yang sangat terjangkau tentunya dengan harapan banyak yang bisa mengikutinya. Yang penting bisa menutupi biaya sewa gedung dan kita ngopi sambil ngemil kan? Asyik …..

Caranya cukup simpan di bookmarks hp dan laptop kamu ya, karena saya usahakan setiap hari saya akan menyapa Anda melalui postingan artikel di blog ini.

Adakah buku panduan mudah untuk step-step awal menjadi penulis?

Ada. Nanti saya sediakan buku panduannya yang juga bisa Anda order melalui blog ini. Sabar ya, masih dalam proses penulisan.

Bagi Anda yang ingin mengetahui berbagai hal yang saya kerjakan saat ini terkait dalam membesarkan jasa penulisan yang saya kelola, bisa bergabung dulu dengan chanel telegram saya, IwanWahyudi

Semoga sharing tentang pembahasan ini bermanfaat ya. Anda bisa membaca pembahasan lain tentang writerpreneur di artikel lain di blog ini. Silahkan komen dan share artikel ini jika bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iwan Wahyudi adalah Penulis Biografi, Ghost Writer dan Content Strategist yang mulai banyak dikenal di Indonesia. 

Sebagai penulis biografi dan ghost writer telah membantu 20 an klien menyelesaikan penulisan bukunya. 

Sebagai content strategis bukan hanya menjadikan situs yang dikelola banyak dikenal oleh klien, tapi juga dengan itu ia dapat membantu penulis profesional lainya dalam mendapatkan klien sesuai kapasitasnya. 

Kini ia mulai merintis self publihing dengan harapan bisa membantu klien mulai dari penulisan konten buku, pewajahan hingga cetak buku sesuai budget yang disediakan oleh setiap klien. 

Ia akan tetap membuka peluang kerjasama dengan pihak manapun, baik pribadi, perusahaan, agency desain, advertising dan yang lainnya untuk tetap memberikan konten yang kreatif dan berkualitas. 

Minat bekerja sama ? Silahkan WA di 0857 1149 4600