Tag Archives: cara menulis buku kehidupan anda

Cara Membuat Kerangka Tulisan

Pembahasan kita kali ini adala tentang Cara Membuat Kerangka Tulisan. Pembahasan ini penting bagi kamu yang ingin menulis apa saja; artikel, makalah bahkan buku atau karya ilmiah tingkat akhir seperti skripsi, tesis dan desertasi. Seperti apa pentingnya menulis kerangka tulisan ini untuk sebuah proses penulisan? Untuk menjawab ini maka artikel sederhana ini ditulis.

Sebelum menulis usahakanlah untuk membuat kerangka tulisan. Karena dengan cara ini kita bisa menulis dengan lebih terarah. Jangan sampai  kami menulis hanya semangat di awal saja, tapi selanjutnya jadi kehabisan ide, karena sebelumnya kamu tidak membuat kerangka tulisan. Sayang sekali kan? Cobalah untuk membuatnya meski isinya hanya beberapa kalimat yang bisa memudahkan kamu untuk menyelesaikan tulisan yang sedang kamu kerjakan.

Pasti pernah merasakan macet saat menulis kan? Apakah ini karena kekurangan ide? Kadang iya, tapi kadang juga tidak. Terlalu banyak ide pun kadang membuat kita bingung jika menulis tanpa kerangka. Karena bagi saya, menulis tanpa kerangka, seperti halnya kita membawa bekal yang banyak, tapi tidak tahu berapa lama kita harus menempuh perjalanan dan dimana saja tempat kita berhenti untuk makan, dll.

Apa jadinya? Tentu bekal yang kita bawa bisa habis lebih dulu sebelum perjalanan yang kita lakukan selesai atau sampai pada tujuan. Begitu juga dengan menulis. Bahkan untuk menulis sebuah tulisan pendek pun, seperti artikel , sebaiknya kita membuat kerangka tulisannya, karena ini tentu akan sangat memudahkan dalam proses penulisan.

Macam-macam kerangka tulisan

  1. Kerangka tulisan untuk artikel

Kerangka tulisan untuk penulisan artikel cukup sederhana saja. Kamu bisa membuautnya dengan menuliskan point-point penting yang akan ditulis. Tapi ingat, sederhana tapi tidak boleh ditinggalkan sama sekali. Kamu harus tetap membuatnya.

Kenapa? Tentu karena kerangka ini bisa menjadi penuntunmu saat dalam proses penulisan artikel. Apalagi saat kamu harus menulis artikel dengan kategori panjang, misalnya 700, 1000, 1500 kata atau bahkan lebih. Tidak bisa hanya dengan sekali tancap gas, tanpa ada kerangka tulisan yang kamu buat sebelumnya.

Bagaimana contoh kerangka tulisan untuk artikel? Begini contoh sederhananya. Misalnya kita akan menulis artikel tentang Cara Memasarkan Buku dengan Internet Marketing:

Cara Memasarkan Buku dengan Internet Marketing

  • Perkembangan zaman saat ini dengan makin bertambahnya pengguna internet
  • Kebiasaan masyarakat saat ini adalam membeli barang secara online
  • Banyak barang yang bisa ditawarkan via online. Salahsatunya adalah buku
  • Jualan buku via online bisa dilakukan dengan dua cara; gratis dan berbayar
  • Cara gratis bisa dilakukan dengan postingan di social media, misalnya Fb, Ig, Twitter, dll
  • Cara berbayar bisa dilakukan dengan ngiklan di Fb, Ig atau juga Google
  • Lakukan evaluasi hasil jualan dengan cara gratis dan berbayar
  • Kesimpulan

Dengan kerangka tulisan seperti diatas tulisan kamu akan lebih terarah. Dengan kerangka seperti itu juga akan memudahkan kamu untuk menulis minimal artikel 700 kata bahkan lebih.

  1. Kerangka tulisan untuk karya ilmiah (makalah)

Kerangka tulisan untuk karya ilmiah yang terpenting adalah selain menuliskan point-point yang akan dipakai, juga harus dituliskan sumber referensinya. Namanya juga ilmiah, karena itu setiap argument yang ada di tulisan tersebut harus ada sumbernya yang akurat.

Lebih baik jika membuat kebih dulu kerangka tulisannya, baru mencari sumber-sumber referensinya. Biasanya setelah mendapatkan sumber referensi, kerangkan tulisan yang kita buat akan bertambah. Lakukan saja sampai tulisan yang kita buat hasilnya maksimal (enak dibaca, lengkap dan sumber referensinya akurat).

  1. Kerangka tulisan untuk buku

Nah, untuk membuat kerangka tulisan untuk buku ini memang dibutuhkan usaha ekstra disbanding dua kerangka tulisan diatas. Dalam penulisan buku sebagian orang menyebutnya sebagai outline.

Outline buku ini sangat penting dibuat untuk membuat penulisan buku runut, menarik dan mudah dipahami oleh pembaca. Cara pembuatan outline ini ada dua. Ada yang membuatnya dulu, baru mencari bahan-bahan penulisannya. Ada juga yang sebaiknya, mengumpulkan bahan-bahan penulisannya, baru membuat outlinenya.

Kamu bisa melakukannya sesuai dengan kemampuanmu. Tidak ada salahnya mencoba, baru kamu akan tahu mana yang terbaik dan mudah untukmu.

Diatas kita sudah bahas untuk jenis kerangka tulisan, yang untuk sementara ini, saya tuliskan hanya 3 macam dulu. Pembahasan yang tidak kalah penting tentang kerangka tulisan ini adalah,

“Bagaimana cara membuat kerangka tulisan?”

Cara membuat kerangka tulisan yang paling baik adalah yang tidak sekali buat langsung jadi, tapi bisa berubah-ubah sesuai dengan bertambahnya ide dan bahan tulisan yang muncul dalam proses penulisan.

Bagaimana langkah-langkah membuat kerangka tulisan?

Untuk tahap awal coba buat secara global dulu yang penting tahu point-point pentingnya apa dan bagaimana menjabarkannya. Baru setelah proses penulisan berjalan kita bisa menambahkan supaya bisa lebih lengkap dan detail dari sebelumnya.

Artikel tentang Cara Membuat Kerangka Tulisan ini akan terus saya tambah sesuai dengan data dan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung artikel ini. Jadi jangan lupa untuk selalu berkunjung ke blog referensi penulisan terlangkap ini.

Silahkan kamu boleh berkomentar untuk menanyakan apa saja yang mungkin belum kamu pahami tentang bahasan di artikel ini. Sekian pembahasan kita kali ini Cara Membuat Kerangka Tulisan.

 

tips membuat kerangka tulisan

Tips Paling Mudah Menjadi Penulis

IwanWahyudi.net – Tips Paling Mudah Menjadi Penulis. Banyak teman dan saudara yang bertanya kepada saya “Bagaimana sih caranya menjadi penulis.” Tanpa ragu saya jawab, “Ya harus nulis.”

Sekilas memang seakan jawabannya asal-asalan kan, tapi memang seperti itulah kenyataannya. Sebenarnya sama halnya dengan saat kamu ditanya oleh teman,

Bagaimana caranya supaya kuat? Ya harus kuat.

Bagaimana caranya supaya sehat? Ya harus sehat.

Bagaimana supaya bisa jalan? Ya harus jalan.

Simpel memang tapi dalam prakteknya memang tidak mudah. Karena memang sebagaimana kesuksesan, yang ingin sukses pasti semua orang, tapi yang benar-benar melakukan segala sesuatu untuk sukses hanya segelintir orang. Begitu juga dengan menulis. Mungkin yang ingin menjadi penulis sangat banyak, tapi yang melakukan kegiatan yang paling penting untuk menulis, yaitu latihan menulis, sangat malas.

Menulis ini sudah seakan menjadi trend saat ini. Banyak orang membayangkan menjadi penulis itu mudah, yaitu cukup dengan kemahiran mengetik 10 jari sudah semuanya. Padahal bukan itu karena menulis dan mengetik sangat beda jauh kerjanya.

Penulis vs Pengetik

Yang hingga saat ini menganggap bahwa menulis itu adalah mengetik, maka harus diluruskan disini. Menulis itu membutuhkan kemampuan berpikir. Sedangkan mengetik hanya membutuhkan kecepatan jari-jari dalam merangkai huruf, kata dan kalimat. Tidak ada pelibatan otak secara dominan dalam proses mengetik ini. Itulah kenapa jasa pengetikan sampai kapan pun akan jauh lebih murah dari jasa penulisan, meski kadang prihatin, ada yang tidak bisa membedakan antara keduanya.

Tapi untuk menjadi penulis kita harus tetap mengetik tulisan setiap harinya yang sudah kita rencanakan sebelumnya, atau dengan menulis bebas apa-apa yang ada di sekitar kita untuk latihan menulis.

Saya pribadi telah terbiasa melakukannya sejak awal di bangku SMP, meski saya tidak punya buku diary khusus, jadi menulis di buku-buku tulisan bekas saja. Baru saat saya mondok di PM Gontor, buku diary saya tak terhitung jumlahnya. Belum lagi buku-buku catatan yang selalu saya bawa saat setiap kali masuk ke perpustakaan.

Jadi, tanpa saya sadari sejak usia belasan tahun saya sudah menyukai aktivitas baca dan menulis ini. Jadi jika saat ini saya harus melakukan keduanya seakan tanpa beban lagi. So, saat ini sudah tahu kan tips paling mudah menjadi penulis? Ya, jawabannya adalah dengan selalu menulis.

 

Cara Efektif Menghasilkan Buku Pertama

Langkah efektif menghasilkan sebuah buku, bagi kalian yang ingin menulis buku. Adalah sebagai berikut:

  1. Ingin menulis buku apa?

Tentukan buku apa yang ingn kalian tulis, fiksi atau non-fiksi? Semuanya sama-sama baik, bermanfaat dan punya nilai. Karena yang membedakan baik atau tidaknya adalah kualitas tulisan, bukan berarti yang non-fiksi lebih baik karena riil terjadi, karena tidak sedikit buku non-fiksi yang ditulis syarat dengan nilai yang mulia.

  1. Outline

Saat ada ide menulis jangan sampai menguap begitu saja. Harus diikat dengan tulisan. Ya, ide itu datang pada siapa saja dan kapan saja, bedanya mereka yang kreatif dan tidak adalah si kreatif merasa idenya mahal, karena itu saat ide datang ia langsung menyimpannya dengan baik dengan menuskannya.

Terampil dalam membua outlie akan melatih kalian dalam menentukan arah, tujuan dan planning menulis yang baik. Jadi, mulai saat ini cobalah membuat outline tulisan dimulai dengan ide-ide yang kalian dapatkan.

  1. Yang penting mulai

Apa asaja yang ingin kalian tulis ya tuliskan saja. Karena kiat sederhana untuk menjadi penulis ya harus nulis !

Cobalah untuk menuliskan apa saja yang akan ditulis tanpa ada beban, keraguan dan ketakutan misalnya tulisannya jelek, kurang menarik, membosankan, sulit dipahami, dll.

  1. Dateline (maaf di gambar salah tulis, ya?)

Segala sesuatu harus punya target, begitu juga dengan menulis. Jika ingin sukses menulis buku pertama, caranya mudah, yaitu kalian harus tetukan kapan buku pertama ini harus selesai. Karena tanpa ada target yang ada kalian hanya berangan-angan ingin jadi penulis terkenal, kaya atau punya buku best seller tapi buku pertama kalian saja tidak ada. Benarkan seperti itu?

Yuk, mulai tentukan dateline penulisan buku pertamamu, dan… laksanakan !

  1. Mengedit

Nah, setelah tulisannya selesai coba untuk membacanya sendiri, pasti nanti akan menemukan bagian-bagian yang kira-kira enaknya gimana, indahnya gimana, supaya mudah dipahami bagaimana, dsb. Kamu juga bisa minta bantuan teman yang lebih profesional, supaya bisa mendapat masukan tentang cara penulisan yang lebih enak dibaca dan dipahami.

 

 

Tips efektif menulis buku ala Iwan